Banjir Tak Kunjung Usai, Nurhadi Minta Aksi Cepat Pemkot Balikpapan
Anggota Komisi III
DPRD Kota Balikpapan, Nurhadi Saputra
POSKOTAKALTIMNEWS,
BALIKPAPAN:
Seminggu terakhir, kota Balikpapan diguyur hujan deras hingga menyebabkan
genangan air di sejumlah titik.
Menyikapi
kondisi ini, Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Nurhadi Saputra,
menyoroti ketidakseriusan pemerintah kota dalam menangani masalah banjir.
Dalam
wawancara dengan media pada Jum'at (31/5/2024), Nurhadi menegaskan bahwa
Walikota Balikpapan tidak mungkin mengawasi seluruh wilayah kota yang luas
sendirian.
"Walikota
seharusnya menginstruksikan seluruh Camat dan Lurah di Balikpapan untuk turun
ke lapangan saat hujan deras. Ini bukan tugas setiap hari, hanya saat hujan
deras saja," kata Nurhadi.
Politisi
dari Partai Persatuan Pembangunan ini mencontohkan Kota Surabaya, di mana Camat
dan Lurah wajib menyelesaikan masalah banjir sebelum pulang ke rumah.
"Di
Surabaya, mereka harus mencari solusi terlebih dahulu jika ada titik banjir.
Konsep ini bisa diadopsi oleh Pemkot Balikpapan," ujarnya.
Nurhadi
menekankan pentingnya pemantauan langsung di lapangan untuk memahami sumber
masalah dan mencari solusi yang efektif.
"Pemerintah
harus turun langsung ke titik banjir, melihat apa yang menyebabkan banjir,
bukan hanya mendengar dari warga," jelasnya.
Ia
juga mengungkapkan bahwa jumlah titik genangan di Balikpapan tidak berkurang,
malah bertambah berdasarkan peninjauannya di berbagai kecamatan saat hujan.
"Saya
sudah keliling dari Balikpapan Timur, Selatan, Tengah, dan Kota. Banyak titik
genangan baru muncul," akunya.
Nurhadi
menambahkan, parahnya lagi, air dari Balikpapan Utara mengalir ke Balikpapan
Timur setelah hujan deras, menyebabkan banjir kiriman di wilayah tersebut.
"Balikpapan
Timur sekarang selalu mendapatkan banjir kiriman dari Balikpapan Utara,"
tutupnya.(adv/rud)